Pembaretan Komandan Laskar Sabilillah Skala Nasional Digelar di Pendopo Agung Trowulan Mojokerto
Oleh @Redaksi
Jawa Timur - Perjuangan Walisongo Indonesia akan menggelar kegiatan Pembaretan Komandan Laskar Sabilillah Skala Nasional yang dijadwalkan berlangsung pada 30 Oktober hingga 1 November 2026. Kegiatan tersebut akan dipusatkan di Pendopo Agung Trowulan, Mojokerto, Jawa Timur, sebagai bagian dari rangkaian agenda organisasi dalam memperkuat komitmen, kedisiplinan, dan tanggung jawab para komandan Laskar Sabilillah.
Kegiatan nasional tersebut mengusung tema “Komando Sumpah Amukti Pallapa” atau The Command of the Amukti Pallapa Oath. Tema tersebut menjadi simbol semangat pengabdian dan komitmen para peserta dalam menjalankan tugas serta amanah organisasi. Pembaretan tidak hanya dipandang sebagai kegiatan seremonial, tetapi juga sebagai momentum untuk membangun karakter, loyalitas, kedisiplinan, dan kesiapan para komandan dalam menjalankan tanggung jawabnya.
Pemilihan Pendopo Agung Trowulan sebagai lokasi kegiatan memiliki makna tersendiri. Kawasan Trowulan dikenal memiliki keterkaitan erat dengan sejarah dan peninggalan Kerajaan Majapahit, sehingga penyelenggaraan kegiatan di tempat tersebut diharapkan dapat memberikan nuansa historis sekaligus menjadi pengingat mengenai pentingnya menjaga nilai-nilai kebangsaan, persatuan, dan warisan peradaban Nusantara.
Pembaretan Komandan Laskar Sabilillah skala nasional ini diproyeksikan menjadi forum berkumpulnya para komandan dari berbagai wilayah. Mereka akan mengikuti rangkaian kegiatan yang dirancang untuk memperkuat koordinasi dan konsolidasi organisasi, sekaligus menyatukan visi dalam menjalankan tugas di lingkungan Perjuangan Walisongo Indonesia.
Dalam kegiatan tersebut, para peserta juga diharapkan memperoleh pemahaman yang lebih kuat mengenai makna kepemimpinan dan tanggung jawab seorang komandan. Baret yang dikenakan bukan sekadar atribut organisasi, melainkan simbol amanah, kedisiplinan, keteguhan sikap, dan kesiapan untuk menjalankan tugas dengan tetap mengedepankan ketertiban serta kepentingan masyarakat.
Agenda ini juga menjadi bagian dari upaya Perjuangan Walisongo Indonesia dalam membangun struktur organisasi yang semakin solid. Dengan adanya pembaretan pada tingkat nasional, diharapkan terbangun koordinasi yang lebih baik antara jajaran pimpinan dan komandan Laskar Sabilillah di berbagai daerah, sehingga setiap program dan kegiatan organisasi dapat dilaksanakan secara terarah dan bertanggung jawab.
Selain aspek organisasi, kegiatan tersebut diharapkan menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi antarpeserta dari berbagai daerah. Pertemuan dalam skala nasional dapat menjadi ruang untuk bertukar pengalaman, memperkuat persaudaraan, serta membangun komunikasi yang lebih efektif di antara jajaran Laskar Sabilillah dan keluarga besar Perjuangan Walisongo Indonesia.
Dengan mengangkat semangat “Komando Sumpah Amukti Pallapa”, Pembaretan Komandan Laskar Sabilillah Skala Nasional pada 30 Oktober–1 November 2026 di Pendopo Agung Trowulan, Mojokerto, diharapkan menjadi momentum penting bagi penguatan organisasi. Kegiatan tersebut sekaligus diharapkan melahirkan komandan-komandan yang memiliki integritas, kedisiplinan, tanggung jawab, serta komitmen untuk menjaga persatuan dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, bangsa, dan negara.
PERJUANGAN WALISONGO INDONESIA